Jajaran Polres Asmat bersama balai pelestarian kebudayaan melancarkan perburuan berskala besar terhadap jaringan penjarah ukiran kayu kuno khas suku Asmat. Tindakan kejahatan pencurian karya seni tradisional berumur ratusan tahun ini terungkap setelah petugas museum daerah menemukan beberapa koleksi patung leluhur hilang dari ruang penyimpanan. Benda-benda cagar budaya tersebut memiliki nilai spiritual dan kebudayaan yang sangat tinggi bagi identitas suku asli Papua serta warisan dunia yang tak ternilai.
Tim penyidik bergerak cepat menyisir pelabuhan kapal kayu dan bandara udara guna mencegah upaya pengiriman barang-barang seni curian tersebut ke luar pulau. Pengusutan kasus pencurian aset budaya ini difokuskan pada pengungkapan perantara dan kolektor barang antik yang diduga kuat mendanai aksi pembobolan museum tersebut. Polisi telah menyebar foto-foto spesimen ukiran kayu kuno yang hilang ke seluruh jajaran kepolisian di Indonesia dan jaringan Interpol guna melacak pergerakannya di pasar gelap.
Para tokoh adat Asmat mengutuk keras aksi penjarahan karya seni sakral warisan leluhur mereka dan meminta aparat memberikan sanksi hukum seberat-beratnya kepada para pelaku. Penghentian kejahatan pencurian patung adat ini sangat krusial demi memelihara penghormatan terhadap adat istiadat dan nilai-nilai keagamaan lokal yang dihormati warga setempat. Warga adat berjanji akan membantu petugas menyisir kawasan hutan dan sungai untuk mencari keberadaan para pelaku penjarahan yang bersembunyi.
Sistem pengamanan di museum dan pusat penyimpanan artefak budaya di seluruh tanah Papua kini ditingkatkan dengan memperbanyak sarana kamera pemantau dan personel penjaga. Pihak pengelola kebudayaan mengimbau para kolektor seni di dalam maupun luar negeri untuk tidak membeli ukiran kayu Asmat kuno yang tidak dilengkapi sertifikat keabsahan resmi. Perlindungan terhadap karya seni tradisional merupakan tanggung jawab bersama seluruh bangsa Indonesia demi melestarikan identitas kebudayaan nasional.
Diharapkan kerja keras tim gabungan penyidik dapat segera membuahkan hasil dengan tertangkapnya para pelaku serta ditemukannya kembali patung-patung sakral yang hilang. Penegakan hukum yang tegas akan memberikan efek jera yang keras bagi para penjarah warisan budaya bangsa di manapun berada. Mari bersama kita jaga dan lestarikan kekayaan seni dan budaya adiluhung milik suku-suku asli di seluruh bumi Nusantara.
