Kabupaten Asmat di Provinsi Papua Selatan yang terkenal dengan wilayah rawa dan pesisirnya terus berupaya mengamankan pasokan air bersih bagi seluruh warganya saat iklim kering. Pelaksanaan pengawasan ketersediaan air tampungan hujan dilakukan secara intensif oleh dinas kesehatan bersama perangkat kampung dengan memeriksa kondisi kebersihan tandon air warga di tiap pemukiman. Mengingat air hujan menjadi sumber utama air minum warga, pembersihan tangki penampungan dan pemberian racun jentik nyamuk dilakukan secara berkala agar air tetap higienis dan aman dikonsumsi.
Petugas medis mendatangi rumah-rumah panggung warga Asmat untuk memberikan saringan air bersih gratis serta edukasi cara merebus air minum yang benar sesuai standar kesehatan. Melalui pengawasan ketersediaan air yang terstruktur ini, risiko penularan penyakit diare dan demam berdarah yang sering terjadi saat musim kemarau dapat ditangkal secara maksimal. Pemerintah daerah juga membagikan ratusan tangki penampungan air hujan kapasitas besar tambahan untuk fasilitas sekolah, puskesmas keliling, dan balai kampung di pedalaman Asmat.
Pemerintah Kabupaten Asmat bekerja sama dengan lembaga bantuan air bersih untuk membangun instalasi pengolahan air payau menjadi air minum sehat bagi warga pesisir. Keberhasilan pengawasan ketersediaan air bersih ini memastikan bahwa seluruh keluarga masyarakat adat Asmat mendapatkan pasokan air minum yang cukup walau hujan jarang turun. Distribusi air bersih darurat menggunakan kapal tangki air juga disiagakan untuk menyuplai kampung-kampung terisolasi di sepanjang muara sungai. Keselamatan warga terlindungi aman.
Masyarakat adat Asmat menyambut hangat perhatian dan bantuan pemerintah daerah yang konsisten mendampingi mereka dalam menjaga kualitas air minum keluarga di tengah cuaca panas. Warga kini makin paham pentingnya menutup rapat tandon air tampungan hujan mereka agar terhindar dari kotoran daun dan jentik nyamuk pembawa penyakit. Kehidupan masyarakat Asmat di atas rumah panggung kayu tetap berlangsung dengan tenang, sehat, dan harmonis bersama alam sekitarnya. Kemandirian air warga terjaga dengan baik.
Pemerintah Kabupaten Asmat berkomitmen untuk terus memperluas jaringan instalasi pemanen air hujan modern berteknologi penyaring ultrafiltrasi di seluruh wilayah distrik. Solusi jangka panjang ini disiapkan guna menjamin kemandirian pasokan air bersih yang berkelanjutan bagi generasi muda Asmat di masa depan. Asmat siap membuktikan bahwa keterbatasan kondisi geografis rawa bukan lagi penghalang untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan mandiri air bersih.
