Kembali Terjadi, Polisi Diserang Saat Upaya Penangkapan Bandar Narkoba di Deli Serdang

Aksi penyerangan terhadap aparat kepolisian kembali terjadi saat menjalankan tugas pemberantasan narkoba di wilayah Deli Serdang, Sumatera Utara. Insiden ini menyoroti betapa berbahayanya pekerjaan aparat penegak hukum dalam memberantas jaringan narkoba yang semakin meresahkan masyarakat. Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin malam, 28 April 2025, sekitar pukul 23.00 WIB ketika tim dari Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang, yang dipimpin langsung oleh Kanit [sebutkan nama atau inisial Kanit jika diketahui], berupaya melakukan penangkapan terhadap seorang bandar narkoba kelas kakap yang telah menjadi target operasi berdasarkan informasi intelijen yang akurat dan laporan dari masyarakat sekitar yang resah dengan aktivitas pelaku.

Kronologi kejadian bermula saat petugas kepolisian dengan menggunakan dua unit mobil operasional melakukan penggerebekan secara terstruktur di sebuah rumah yang terletak di Dusun VII, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan. Namun, rupanya kedatangan petugas telah terendus oleh pelaku dan kelompoknya. Saat proses penangkapan berlangsung, bandar narkoba yang diketahui berinisial “AS” alias “Gondrong”, yang dikenal sebagai pemain lama dalam bisnis haram ini, beserta kelompoknya yang berjumlah sekitar lima orang melakukan perlawanan aktif dan terorganisir. Tindakan perlawanan ini berupa pelemparan batu bata dan botol kaca ke arah petugas, penggunaan senjata tajam berupa dua bilah parang panjang dan sebilah celurit, serta upaya melarikan diri melalui pintu belakang rumah dengan menggunakan dua unit sepeda motor. Akibat serangan mendadak tersebut, dua orang anggota Satres Narkoba Polresta Deli Serdang, yaitu Bripda [sebutkan inisial atau nama jika diperbolehkan] mengalami luka ringan di bagian kepala dan lengan akibat lemparan batu, serta Aipda [sebutkan inisial atau nama jika diperbolehkan] mengalami luka sayatan di bagian kaki akibat sabetan celurit. Keduanya sempat mendapatkan perawatan medis di [sebutkan nama rumah sakit atau klinik terdekat].

Meskipun mendapat perlawanan sengit dan adanya korban luka di pihak kepolisian, petugas dengan sigap dan terukur sesuai prosedur operasional standar (SOP) berhasil melumpuhkan dan mengamankan bandar narkoba berinisial “AS” alias “Gondrong” beserta tiga orang anggota kelompoknya yang turut melakukan perlawanan.

journal.pafibungokab.org

learn.pafipemkotkerinci.org

news.pafipemkotpalopo.org