Sebuah insiden penembakan yang melibatkan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali terjadi di wilayah Papua. Dalam respons cepat, aparat keamanan gabungan berhasil mengamankan tiga orang yang diduga kuat terlibat dalam insiden penembakan tersebut. Peristiwa insiden penembakan ini dilaporkan terjadi di kawasan pegunungan района Puncak Jaya pada Sabtu, 19 April 2025, dan penangkapan para terduga pelaku dilakukan pada hari Minggu dini hari, 20 April 2025.
Menurut keterangan dari Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih, insiden terjadi saat anggota TNI sedang melaksanakan patroli rutin di wilayah yang rawan aktivitas kelompok separatis. Tiba-tiba, rombongan patroli TNI diserang dengan tembakan dari arah hutan oleh kelompok yang diduga merupakan anggota OPM. Kontak senjata sempat terjadi beberapa saat sebelum kelompok penyerang melarikan diri ke dalam hutan.
Menyusul insiden tersebut, aparat keamanan gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri segera melakukan operasi pengejaran. Berdasarkan informasi intelijen dan jejak yang ditinggalkan, tim gabungan berhasil mengidentifikasi dan mengamankan tiga orang pria di sebuah perkampungan terpencil yang diduga kuat memiliki keterkaitan dengan kelompok OPM dan terlibat langsung dalam insiden penembakan terhadap anggota TNI.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Infanterianteri Arief Setiawan, S.Sos., saat memberikan keterangan pers pada Minggu pagi, 20 April 2025, membenarkan adanya insiden penembakan dan penangkapan tiga orang terduga pelaku. “Benar, telah terjadi kontak senjata antara anggota TNI yang sedang berpatroli dengan kelompok bersenjata. Setelah melakukan pengejaran, tim gabungan berhasil mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam insiden penembakan tersebut. Saat ini, ketiganya sedang menjalani pemeriksaan intensif,” ujar Kolonel Infanteri Arief Setiawan.
Lebih lanjut, Kapendam menegaskan bahwa TNI akan terus meningkatkan kewaspadaan dan melakukan patroli rutin untuk menjaga keamanan dan kedaulatan negara di wilayah Papua. Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan dukungan kepada aparat keamanan dalam menjaga stabilitas di wilayah tersebut. Ketiga terduga pelaku yang berhasil diamankan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Pihak TNI juga masih melakukan pengembangan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam insiden penembakan ini.
