Sebuah insiden mengerikan terjadi di Kampung Oksebang, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dilaporkan menyerang sebuah gereja pada Kamis pagi, 1 Mei 2025, sekitar pukul 06.00 WIT. Serangan mendadak ini menyebabkan kerusakan pada bangunan gereja dan menimbulkan trauma mendalam bagi para jemaat yang sedang bersiap untuk melaksanakan ibadah.
Menurut laporan yang berhasil dihimpun, insiden mengerikan ini terjadi saat sejumlah jemaat mulai berdatangan ke gereja untuk mengikuti ibadah pagi. Tiba-tiba, sekelompok anggota KKB dengan membawa senjata api dan senjata tajam menyerbu masuk ke area gereja. Mereka melakukan perusakan terhadap beberapa fasilitas gereja, seperti kaca jendela, pintu, dan mimbar. Selain itu, para pelaku juga melepaskan beberapa kali tembakan ke udara yang membuat suasana semakin mencekam dan menakutkan bagi para jemaat.
Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Risma Nur Alim, melalui sambungan telepon pada Kamis siang, 1 Mei 2025, membenarkan adanya insiden mengerikan tersebut. “Benar, pagi tadi telah terjadi penyerangan terhadap sebuah gereja di Distrik Serambakon. Saat ini, anggota kami sedang menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan informasi lebih lanjut,” ujar AKBP Risma. Beliau menambahkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan adanya korban jiwa atau luka dalam insiden mengerikan ini, namun prioritas utama saat ini adalah mengamankan lokasi dan menenangkan masyarakat.
Pasca insiden mengerikan ini, situasi di Kampung Oksebang dilaporkan tegang. Banyak warga yang merasa ketakutan dan memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Aparat keamanan dari TNI dan Polri telah diterjunkan untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Pemerintah daerah setempat juga berupaya memberikan bantuan dan pendampingan psikologis kepada para jemaat yang mengalami trauma akibat serangan tersebut.
Insiden mengerikan ini menambah daftar panjang aksi kekerasan yang dilakukan oleh KKB di wilayah Papua. Pihak kepolisian dan TNI terus berupaya meningkatkan keamanan dan memberantas keberadaan kelompok bersenjata tersebut demi menciptakan kedamaian dan keamanan bagi seluruh masyarakat Papua. Diharapkan, situasi di Pegunungan Bintang dapat segera kondusif dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan tenang.
