Musim hujan kerap membawa berkah, namun juga bisa menjadi ancaman jika infrastruktur drainase tidak terpelihara dengan baik. Di Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, ancaman genangan air akibat selokan tersumbat menjadi masalah yang kerap menghantui warga. Namun, alih-alih pasrah, masyarakat setempat menunjukkan semangat kebersamaan yang patut dicontoh dengan menggelar gotong royong massal untuk membersihkan saluran air di lingkungan mereka.
Aktivitas gotong royong ini dilaksanakan pada Minggu, 11 Mei 2025, yang melibatkan puluhan warga dari berbagai RT di Kelurahan 26 Ilir. Mereka bahu-membahu membersihkan selokan-selokan yang dipenuhi sampah, lumpur, dan sedimen. Tumpukan sampah plastik, daun kering, hingga endapan tanah yang mengeras, telah menghambat aliran air, menjadikan selokan rentan meluap saat hujan deras turun.
Ketua RT setempat, Bapak Ahmad, menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan, terutama menjelang musim hujan. “Kami menyadari bahwa kebersihan selokan adalah tanggung jawab bersama. Kalau bukan kita yang membersihkan, siapa lagi? Apalagi selokan yang tersumbat bisa menyebabkan banjir lokal yang merugikan semua,” ujarnya. Semangat gotong royong ini merupakan tradisi yang sudah lama dijaga di lingkungan tersebut, menunjukkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan dan pencegahan bencana.
Dalam kegiatan ini, warga terlihat antusias membawa peralatan kebersihan masing-masing, seperti cangkul, sekop, sapu lidi, dan karung sampah. Anak-anak muda hingga bapak-bapak turut serta aktif mengangkat lumpur dan sampah yang mengerak di dalam selokan. Sampah-sampah yang terkumpul kemudian diangkut ke tempat pembuangan sementara yang telah disiapkan.
Dampak positif dari kegiatan gotong royong ini sangat terasa. Saluran air yang tadinya mampet kini kembali lancar. Aliran air hujan diharapkan tidak lagi terhambat, sehingga risiko genangan atau banjir lokal dapat diminimalisir. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antarwarga, menumbuhkan rasa kebersamaan, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Inisiatif warga di 26 Ilir Palembang ini adalah contoh nyata bagaimana peran serta aktif masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mitigasi bencana. Ketika selokan tersumbat, solusi terbaik bukan hanya menunggu pemerintah, tetapi juga bergerak bersama dalam semangat kebersamaan. Semoga semangat gotong royong memajukan lingkungan ini dapat terus lestari dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain.
